by

DI DUGA LALAI DALAM PELAYANAN PT POS INDONESIA KAB. PURWAKARTA RUGIKAN NASABAH

BENTARARAKYAT.COM | PURWAKARTA – Seorang nasabah Kantor Pos Indonesia Kabupaten Purwakarta mengalami kerugian akibat kehilangan uang sebesar Rp.18.000.000. Kerugian ini diduga akibat kelalaian seorang petugas loket pelayanan Kantor Pos yang berinisial D.R.L.

Oman Sueb yang beralamat di Kp. Krajan, RT 006 / Rw 002 Desa. Taringgul Tonggoh, Kec.Purwakarta Kab. Purwakarta mengatakan, awalnya dirinya hendak mengambil uang kiriman istrinya yang bekerja di Riyadh negara Arab Saudi sebesar Rp.18.000.000 ke Kantor Pos Indonesia Purwakarta. Namun setelah sampai di loket petugas yang bernama D.L.R mengatakan kepada dirinya bahwa uang tersebut sudah ada yang mengambil atau mencairkan.

Kemudian ia menanyakan kembali ke Petugas Loket Kantor Pos, petugas pun tidak bisa membuktikan bahwa uang tersebut sudah ada yang mengambil, bahkan ketika dirinya meminta bukti pengambilannya pun tidak di diberikan dan tidak di perlihatkan ucap Oman ke salah satu awak media Bentara Rakyat.

Foto : Bukti pencairan atau pengambilan dana kiriman yang diduga dilakukan pihak lain.

Di tempat yang sama Oman mengatakan dirinya sudah meminta tolong ke 3 Advokad sampai melapor ke pihak kepolisian setempat tapi hasilnya masih nihil. Bahkan ia sudah mengkonfirmasi sampai ke Kepala PT. Pos Indonesia Purwakarta yang bernama Yasin dan mengatakan kepada dirinya pihaknya mau mengganti kerugian, tapi sampai sekarang tidak ada keputusan yang pasti dan hanya iming-iming perkataan saja, pungkasnya.

Setelah Awak Media mendatangi pihak PT. Pos Indonesia Purwakarta dan bertemu dengan Kepala ADM yang bernama Ganjar dan mengatakan pihak nya tidak bisa bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan harus melalui proses dengan Kantor Pusat dan pengacara kantor pusat. Namun sampai berita ini diturunkan, Oman belum mendapat konfirmasi dari Kepala Kantor Pos Indonesia Purwakarta./DODI/JOKO.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed